Selamat Datang di Blognya Mahasiswa Kedokteran

Perkenalkan saya Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Saya mulai berada di fakultas ini sejak tahun 2015. Semoga apa yang telah saya bagikan mellaui blog ini dapat bermanfaat bagi kita bersama.

Kamis, 14 Juli 2016

Mata : Penglihatan


Sinar adalah suatu bentuk radiasi elektromagnetik , dengan sinar tampak hanya membentuk suatu pita di dalam spektrum elektromagnetik keseluruhan.
Mata mengandung fotoresptor peka-sinar ang esensial bagi penglihatan yaitu , sel batang dan sel kerucut yang ditemukan di lapisan retinanya.
Berikut ini adalah komponen utama mata :
1. Badan siliaris , turunan khusus di anterior lapisan koroid; membentuk cincin melingkari tepi luar                   lensa. Berfungsi menghasilkan cairan aqueous dan mengandung otot siliaris.
2. Cairan aqueous , rongga anterior antara kornea dan lensa. Fungsi :  cairan encer jernih yang terus               menerus dibentuk dan membaa nutrien bagi kornea mata dan lensa.
3. Cairan vitreous , ada pada antara lensa dan retina. Fungsi: bahna setengah cair mirip gel yang                     mempertahankan bentuk bulat mata.
4. Diskus optikus 
5. Fovea , bagian di tepat tengah retina . Fungsi: daerah dengan ketajaman tertinggi.
6. Iris , cincin otot yang berpigmen dan terlihat di dalam cairan aqueous. Fungsi : Mengubah ukuran                 pupil dengan kontraksi bervariasi ; berperan dalam warna mata. 
7. Kornea , lapisan jernih anterior paling luar mata . Berperan paling besar dalam kemampuan refraksi             mata.
8. Koroid , laisan tengah mata. Berpigmen untuk mencegah pembuyaran berkas sinar di mata ,                       mengandung pembuluh darah yang memberi makan retina ; di sebelah anterior membentuk badan siliaris         dan iris.
9. Lensa  , antara cairan aqueous dan cairan vitreous; melekat ke otot siliaris oleh ligamentum                           suspensorium. Berperan dalam variasi kemampuan refraksi selama akomodasi.
10.Ligamentum suspensorium , terletak antara otot siliaris dan lensa . Penting dalam akomodasi.
11.Makula lutea , daerah tepat di sekitar fovea. Memiliki ketajaman tinggi karena banyak mengandung            sel kerucut.
12.Otot siliaris , komponen otot sirkular pada korpus siliaris ; melekat ke lensa melalui ligamentum                  suspensorium. Penting dalam akomodasi.
13. Pupil , lubang bundar di anterior di tengah iris. Fungsi : mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata.
14.Retina , lapisan terdalam mata. Mengandung fotoreseptor (sel kerucut dan sel batang)
15.Saraf optikus , letaknya keluar dari mata di diskus optikus (bintik buta). Merupakan bagian pertama            jalur penglihatan ke otot.
16.Sel batang , fotoresptor di lapisan terluar retina. Berperan dalam penglihatan hitam-putih dan malam            serta memiliki sensitivitas tinggi.
17.Sel bipolar , lapisan tengah sel saraf di retina. Penting daam pemroresan rangsangan cahaya di retina.
18.Sel ganglion , lapisan dalam sel-sel saraf di retina. Penting dalam pemoresan rangsangan cahaya di              retina ; membentuk saraf optikus.
19.Sel kerucut , fotoreseptor di lapisan terluar retina. Berperan dalam ketajaman penglihatan,                          penglihatan warna , dan penglihatan siang hari.
20.Sklera , lapisan luar mata yang kuat. Selubung jaringan ikat protektif , ; membentuk bagian putih                  mata yang terlihat ; di sebelah anterior membentuk kornea.
21.Titik buta , titik di retina sedikit ke tepi tempat keluarnya saraf optikus ; tidak mengandung                          fotoreseptor . Merupakan jalan keluar saraf optikus dan pembuluh darah.

0 komentar:

Posting Komentar